HUBUNGAN KEPEMIMPINAN , KOMUNIKASI, MOTIVASI, DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Kepemimpinan

Menurut Tead Terry Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.

Jenis dan Macam Gaya Kepemimpinan

 

Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.

Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.

 

Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire
Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Komunikasi

Menurut Harold Lasswell Sat, 10/11/2007 – 6:54pm — Rejals Analisis Definisi Komunikasi Menurut Harold Lasswell

Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?). (Lasswell 1960).

Analisis 5 unsur menurut Lasswell (1960):

1. Who? (siapa/sumber). Sumber/komunikator adalah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi,bisa seorang individu,kelompok,organisasi,maupun suatu negara sebagai komunikator.

2. Says What? (pesan). Apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima(komunikan),dari sumber(komunikator)atau isi informasi.Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan,nilai,gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna,symbol untuk menyampaikan makna,dan bentuk/organisasi pesan.

3. In Which Channel? (saluran/media). Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator(sumber) kepada komunikan(penerima) baik secara langsung(tatap muka),maupun tidak langsung(melalui media cetak/elektronik dll).

4. To Whom? (untuk siapa/penerima). Orang/kelompok/organisasi/suatu negara yang menerima pesan dari sumber.Disebut tujuan(destination)/pendengar(listener)/khalayak(audience)/komunikan/penafsir/penyandi balik(decoder).

5. With What Effect? (dampak/efek). Dampak/efek yang terjadi pada komunikan(penerima) setelah menerima pesan dari sumber,seperti perubahan sikap,bertambahnya pengetahuan, dll.

 

  1. Motivasi

Menurut Uno (2007), motivasi dapat diartikan sebagai dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang yang diindikasikan dengan adanya; hasrat dan minat; dorongan dan kebutuhan; harapan dan cita-cita; penghargaan dan penghormatan. Motivasi adalah sesuatu apa yang membuat seseorang bertindak (Sargent, dikutip oleh Howard, 1999) menyatakan bahwa motivasi merupakan dampak dari interaksi seseorang dengan situasi yang dihadapinya (Siagian, 2004).

 

  1. Pengembangan Karir

Ekaningrum   (2002  :  256).  Karir  tidak  lagi  diartikan  sebagai adanya  penghargaan  institusional  dengan  meningkatkan kedudukan dalam  hirarki formal  yang  sudah ditetapkan dalam  organisasi.  Dalam  paradigma  tradisional, pengembangan karir  sering  dianggap  sinonim  dengan persiapan untuk mobilitas  ke jenjang  lebih  tinggi,  sehingga  karir  akan  mendukung  efektifitas  individu dan organisasi dalam mencapai tujuannya.  pendapat  Ekaningrum  (2002:258)  karir  digunakan untuk menjelaskan orang-orang pada masing-masing peran atau status. Karir adalah semua jabatan (pekerjaan) yang mempunyai tanggung jawab individu.  
Sehingga dapat disimpulkan bahwa karir adalah suatu rangkaian atau pekerjaan yang dicapai  seseorang  dalam  kurun  waktu  tertentu  yang  berkaitan dengan  sikap, nilai, perilaku dan motivasi dalam individu. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

ISI

2.1   Kepemimpinan

     Saya memilih kepemimpinan menurut Tead Terry Hoyt karena pemimpin yang tangguh dan bisa mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama dan didasarkan dengan kemampuan orang tersebut. Karena jatuh bangun kita tergantung pada pemimpin. Pemimpin memimpin, pengikut mengikuti. Jika pemimpin sudah tidak bisa memimpin dengan baik, cirinya adalah pengikut tidak mau lagi mengikuti. Oleh karena itu kualitas kita tergantung kualitas pemimpin kita. Makin kuat yang memimpin maka makin kuat pula yang dipimpin. Kualitas bekerja pemimpin yang baik akan menghasilkan kualitas pengikut yang baik juga.

      Dalam gaya berpemimpin saya tidak setuju dengan gaya pemimpin yang otoriter, karena gaya kepemimpinan yang seperti itu tidak akan membuat suatu organisasi maju, akan tetapi malah membuat suatu organisasi itu terpuruk atau lebih parahnya lagi organisasi itu bisa tutup dikarenakan sifat pemimpinnya yang otoriter, gaya kepemimpinan yang otoriter jarang disukai orang lain, karna atasan yang mempunyai sifat otoriter hanya ingin anak buahnya mematuhi segala apa yang harus dikerjakannya, dan tidak boleh mengeluarkan pendapat.

      Jika dalam suatu organisasi sebaiknya diterapkan gaya kepemimpinan yang demokratis , supaya para bawahannya bisa mengeluarkan pendapat satu sama lain. Dalam kepemimpinan ini para anggota akan lebih bisa mengerjakan tugasnya dengan baik.

      Saya lebih suka dengan gaya kepemimpinan yang demokrasi , gaya kepemimpinan demokrasi lebih disukai banyak orang karna semua anggota bisa mengeluarkan pendapat satu sama lain, pendapat yang berbeda-beda namun disatukan dan bisa dijalankan dengan baik. Tidak dengan gaya kepemimpinan otoriter yang mayoritas para bawahan harus mematuhi semua apa yang di mau oleh para atasannya.

 

2.2    Komunikasi

     Komunikasi dalam suatu organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci. Komunikasi yang baik bisa juga dilakukan dengan face to faace supaya para bawahan dengan atasan bisa lebih terbuka satu sama lain.

 

 

2.3             Motivasi

      Motivasi adalah kekuatan pendorong yang menyebabkan kita untuk mencapai tujuan. Setiap manusia pasti memiliki motivasi, motivasi dari dalam diri kita maupun dari luar diri kita. Oleh karena itu dalam suatu organisasi, atasan harus sering memotivasi bawahannya supaya target yang ingin dicapainya cepat terwujud. Begitu pula sebaliknya, bawahan pun harus bisa memotivasi atasannya. Jadi dalam organisasi harus bisa memotivasi satu sama lain.

 

2.4             Pengembangan Karir

     Pengembangan Karir dalam Organisasi sangatlah penting karena pengembangan karir  akan menjamin ketersediaan bakat yang di perlukan meningkatkan kemempuan organisasi untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan – karyawan yang berkualitas, menjamin agar kelompok – kelompok minoritas dan wanita mempunyai kesempatan yang sama untuk meningkatkan karir,mengurangi  frustasi karyawan mendorong adanya keanekaragaman budaya dalam sebuah organisasi, meningkatkan nama baik organisasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

Dari semua teori diatas dapat disimpulkan bahwa dalam suatu organisasi kita harus bisa terbuka satu sama lain , harus menjalankan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan supaya bisa terjadi kekompakan dalam organisasi itu. Dalam organisasi juga jangan sampai ada pemimpin yang bersifat otoriter , karna jika ada yang bersifat seperti itu tidak akan berjalan dengan baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber :

http://belajarpsikologi.com/pengertian-kepemimpinan-menurut-para-ahli/

http://odz-r.blogspot.com/2012/01/pengertian-kepemimpinan-menurut-tead.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_definisi_komunikasi

http://www.pengertianahli.com/2013/09/pengertian-motivasi-menurut-para-ahli.html

http://achilles-tycoon.blogspot.com/2012/11/hubungan-kepemimpinan-komunikasi.html

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama              :       Rakhmawati Noor

Npm                :       15112970

Kelas               :       2KA36