MENGETAHUI HUBUNGAN ANTARA SATU SAMA LAIN

            Hubungan antara masyarakat dan kebudayaan disebut juga dengan dwi tunggal. Hubungan dua yang terlahir dari suatu masyaraakat dan kebudayaan yang akan tumbuh menjadi masyarakat. Seperti yang kita ketahui bahwa seseorang individu tidak bisa bertahan hidup sendiri tanpa adanya bantuan orang lain, oleh sebab itu kita hidup saling berhubungan dengan masyarakat lain. Namun dalam hidup bermasyarakat selalu ada saja masalah yang akan menghadapi kita.

               Harus kita ketahui orang yang pertama mengemukakan teori tentang penduduk ialah “Thomas Robert Malthus. “Thomas Robert Malthus mengemukakan bahwa ada dua persoalan pokok yaitu bahwa bahan makanan penting untuk manusia dan nafsu manusia tidak dapat ditahan oleh siapapun. teori Malthus yang sangat terkenal yaitu bahwa berlipat gandanya penduduk itu menurut deret ukur, sedangkan berlipat gandanya bahan makanan menurut deret hitung, sehingga pada suatu saat akan timbul persoalan-persoalan yang berhubungan dengan penduduk.

               Dan setelah itu, timbullan kemudian bermacam-macam teori/pandangan sebagai kritis atau sebagai perbandingan atas teori Malthus. ,misalnya saja pandangan yang mengemukakan bahwa pertambahan penduduk itu merupakan hasil (resulta) dari keadaan sosial termasuk ekonomi, dimana orang saling berhubungan dan terkenal sebagai teori sosial tentang pertambahan penduduk. Namun ada juga yang berpendapat bahwa manusia itu dalam kehidupannya terkait dengan alam atau daerah dimana mereka hidup. Oleh karena itu penduduk dunia itu bertambah karena kelahiran lebih besar dari kematian, sehingga tingkat kelahiran lebih besar dari tingkat kematian. Ini disebabkan karena manusia sebagai mahluk hidup akan selalu berusaha agar mempunyai keturunan dan memperjuangkan hidupnya untuk dapat hidup panjang (berumur panjang) dan ini sering dikenal dengan teori alam tentang pertumbuhan penduduk.

               Dalam dinamika penduduk juga menunjukan adanya pertumbuhan dalam hal jumlah penduduk, dinamika penduduk juga bisa di artikan juga sebagai gerak laju masyarakaat, maksud dari gerak laju yaitu pertambahan penduduk atau pertambahan penduduk. Pertambahan penduduk tidak lain karna adanya lair-mati-datang dan pergi dari penduduk itu sendiri. Pertambahan penduduk alami karena diperoleh dari selisih kelahiran dan kematian . Unsur penentu dalam pertambahan penduduk adalah tingkat fertilitas dan mortalitas.

               Dalam artikel penduduk, masyarakat, dan kebudayaan ada dua faktor yang mempengaruhi penduduk, yaitu: mortalitas atau tingkat kematian secara kasar disebut Crude Date Rate (CDR), yaitu jumlah kematian pertahun perseribu penduduk.

               Setelah membaca artikel tentang penduduk, masyarakat, dan kebudayaan saya juga tau tentang cara menghitung proyeksi penduduk, dengan cara:

Pn = (1 + r) n x  Po

Pn = jumlah penduduk yang  dicari pada tahun tertentu (proyeksi penduduk)

 r = tingkat pertumbuhan penduduk dalam prosen

 n  = jumlah dari tahun yang akan diketahui

Po = jumlah penduduk yang diketahui apa tahun dasar

            Dalam artikel ini juga disebutkan tentang sensus penduduk, sensus penduduk yang dilakukan 10 tahun sekali ini bukan hanya mendata penduduk saja namun mendata umur para penduduk juga, jenis kelamin penduduk, tingkat pendidikan penduduk, jenis mata pencaharian dan sebaginya.

               Dalam artikel ini juga di jelaskan tentang piramida penduduk. Piramida penduduk yaitu grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada saat tertentu dalam bentuk pyramid. Golongan laki-laki ada diseblah kiri dan perempuan disebelah kanan. Garis aksisnya (vertical) menunjukkan interval umur dan gari horisontalnya menunjukan  jumlah atau prosentasi.

Berdasarkan komposisinya piramida penduduk dibedakan atas :

–          Penduduk muda yaitu penduduk dalam pertumbuhan, alasannya lebih besar dan ujungnya runcing, jumlah kelahiran lebih besar dari jumlah kematian

–          Bentuk piramida stasioner, disini keadaan penduduk usia muda, usia dewasa dan lanjut usia seimbang, pyramid penduduk stasioner ini merupakan idealnya keadaan penduduk suatu Negara

–          Piramida penduduk tua, yaitu piramida pendduk yang menggambarkan penduduk dalam kemunduran, pyramid ini menunjukkan bahwa penduduk usia muda jumlanya lebih kecil dibandingkan dengan penduduk dewasa.

Dalam kebudayaan yang umumnya di perinci 7 unsur, yaitu:

  1. unsur religi
  2. sistem kemasyarakatan
  3. sistem peralatan
  4. sistem mata pencaharian hidup
  5. sistem bahasa
  6. sistem pengetahuan
  7. seni

 

               setelah membaca artikel ini saya lebih mengetahui tentang budaya-budaya yang ada. Ada budaya Hidu, Budha, Islam dan Barat. Anak muda jaman sekarang lebih senang dengan budaya barat, mereka menganggap budaya barat lebih keren dari pada budaya kita sendiri.

              

               Untuk menjaga agar hubungan antar anggota masyarakat dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka didalam masyarakat dibedakan adanya : cara atau “usage” kelaziman (kebiasaan) atau “folkways”; tata kelakuan atau “mores”, dan adapt istiadat “costom”. Disamping norma-norma yang tidak tertulis dan bersifat informal ini, ada juga norma yang sengaja diciptakan secara formal dalam bentuk peraturan – peraturan hukum. Setiap norma, baik usage, folkways,costom ataupun peraturan hokum yang tertulis, mengikat setiap anggota untuk mematuhinya, hanya saja kekuatan pengikatnya berbeda.